(Sekedar Catatan Pribadi dari Zoom Meeting Praktik Baik Kolaborasi AMPL )
Konsistensi memainkan peran yang sangat penting dalam mencapai tujuan bersama. Setiap individu atau kelompok yang terlibat perlu memiliki kesadaran dan komitmen yang kuat terhadap tujuan yang sama, serta mempertahankan upaya mereka secara konsisten dari waktu ke waktu.
Konsistensi memastikan bahwa setiap langkah yang diambil menuju tujuan dilakukan dengan berkesinambungan. Ketika semua pihak tetap konsisten dalam upaya mereka, maka mereka dapat menjaga momentum untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Satu hal penting di atas yang bisa saya ambil dalam “pertemuan zoom” yang saya ikuti bersama ex rekan kerja yang dulu pernah bekerja dalam kegiatan pembangunan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) tanggal 9 Februari 2024 lalu. Saat itu banyak individu maupun institusi yang terlibat, terkait, maupun bersinggungan dengan sektor ini, sehingga perlu adanya sebuah “wadah”, yang saat itu dibentuklah Jejaring AMPL. Anggotanya berasal dari bermacam latar belakang, bahkan tidak ketinggalan dari institusi pendidikan maupun individu.
Dengan berjalannya waktu, kerjasama yang telah terjalin baik akan menghasilkan hasil-hasil yang terlihat baik juga, ketika setiap anggota konsisten dalam melakukan tugas dan perannya, mereka membentuk pondasi yang kuat untuk kesinambungan dan kemajuan. Banyak pembelajaran maupun praktik baik yang bisa didapatkan. Setidaknya itu yang saya dengar dari cerita-cerita mereka yang terlibat aktif di dalamnya.
Tetapi dalam kegiatan non profit, di mana keikhlasan dan tekad dalam berkolaborasi merupakan hal yang esensial, konsistensi menjadi kunci untuk menjaga semangat dan komitmen dalam menghadapi rintangan yang mungkin muncul. Seharusnya dengan menjaga konsistensi, setiap bagian dapat bergerak maju dengan sinergi, mewujudkan impian bersama, dan menghasilkan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
Pun dalam networking, terkadang bisa saja jaringnya sedikit mengendur meski bukan berarti kembali ke titik mundur. Hal ini mungkin disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan individu yang terlibat dalam jejaring tersebut. Ada kemungkinan bahwa beberapa individu telah pindah, berganti peran, atau bahkan kehilangan komitmen sekuat sebelumnya. Atau bisa juga karena hal lain, yang tidak bisa dikendalikan.
Ketika perubahan seperti ini terjadi, konsistensi dalam mencapai tujuan bersama menjadi terancam, dan diperlukan upaya lebih lanjut untuk membangun kembali semangat dan komitmen kolektif.
Contoh kecil yang kebetulan saya temui adalah tidak aktifnya lagi sumber informasi online yang kebetulan coba saya akses untuk sekedar ingin mengetahui perkembangan yang ada, Dulu, saat awal jejaring AMPL terbentuk, dibersamai juga dengan media cetak berupa brosur-brosur dan terbangunnya informasi online dalam bentuk media website, yang menjabarkankan visi misi maupun profil jejaring, update berita, termasuk juga daftar anggota. Dengan adanya sumber informasi online yang komprehensif, setiap anggota tim juga dapat mengakses informasi dan sumber daya yang diperlukan dari satu sumber yang terpusat.
Media informasi online dapat menjadi indikator dan catatan yang mencerminkan sejauh mana kemajuan yang telah dicapai, Selain itu, seharusnya juga dapat berfungsi sebagai timeline yang memberikan gambaran tentang perjalanan kerjasama, mulai dari awal perencanaan hingga pencapaian-pencapaian yang telah dicapai.
Termasuk juga database keanggotaan online sangatlah penting, karena hal tersebut memungkinkan perkembangan keanggotaan, kontak, dan peran dari masing-masing anggota dapat terdokumentasi dengan baik.
Juga memungkinkan untuk melacak perubahan dalam struktur tim, memperbarui informasi kontak, serta menyimpan catatan tentang peran dan kontribusi masing-masing anggota. Dengan demikian, database keanggotaan menjadi alat yang berharga dalam mendukung konsistensi dan kerjasama dalam mencapai tujuan bersama.
Dengan berjejaring, terdapat banyak keuntungan yang dapat dinikmati, salah satunya adalah kemampuan untuk mencapai tujuan dengan lebih mudah dan cepat. Dengan adanya kerjasama antara berbagai pihak yang terlibat, tenaga dan sumber daya dapat dimanfaatkan secara efisien dan efektif, khususnya dalam mempercepat kemajuan menuju pencapaian pembangunan AMPL.
Dengan berjejaring juga memungkinkan untuk membagi peran kerja, memperluas kolaborasi dan sumber daya, serta memanfaatkan keahlian dan pengalaman dari berbagai pihak yang terlibat. Dengan demikian, tidak hanya memperkuat kesatuan dan solidaritas, tetapi juga membuka jalan menuju pencapaian tujuan yang lebih cepat dan efektif. Setiap elemen yang terlibat dalam upaya tersebut perlu menunjukkan konsistensi dalam tindakan dan komitmen mereka terhadap visi yang sama. Tanpa konsistensi, usaha bersama untuk meraih tujuan akan terancam terhenti atau bahkan bisa gagal.
Image by rawpixel.com on Freepik
