Dalam hidup, kita sering kali menghadapi cinta yang tidak dapat diungkapkan karena berbagai alasan. cinta itu tumbuh ketika menemukan sesuatu yang memikat hati tetapi sudah terlambat, dalam lingkungan dan waktu yang tidak tepat. kadang kita bertanya, mengapa tidak dari dulu semua dipertemukan, sehingga tidak perlu menahan diri walau hanya sekedar untuk dibisikkan.
 
Pada akhirnya kita tidak bisa meminta lebih, sudah cukup melihat dia bahagia dalam penjagaan dari orang yang beruntung memilikinya. Bukankah itu satu-satunya jalan, dengan kerendahan hati menerima kenyataan bahwa perasaan cinta itu tak akan mungkin terbalas. Apa yang harus dilakukan selain menyemangati diri dan mendoakan untuknya yang terbaik.

Di sisi lain kita tidak bisa menolak datangnya cinta, mungkin suatu saat akan pudar, menghilang, seiring keinginan yang tidak mungkin menghampiri, atau bisa jadi ia akan tetap ada meskipun kita lupa karena tertutup oleh rasa kecewa, rasa teriris akan harapan yang sirna. tapi selagi dia bersemayam di hati kenapa kita harus mengusirnya. biarkan cinta menempati relung-relung hati, biarkan ia menjadi sumber kekuatan di keheningan, dalam perasaan yang tetap di rahasiakan.Selebihnya kita mencari ketenangan diri, menyimpan perasaan ini untuk selalu terpendam,

Kita bersyukur memiliki kesempatan untuk merasakan cinta, meski itu hanya dalam diri, biarkan dia menyentuh hati, menancap ke dalam agar kita tidak melupakan, sehingga pengalaman ini akan mengajari kita akan kedewasaan, akan kelemahan diri, bahwa banyak hal-hal di luar kuasa kita, bahwa ada sesuatu yang kita inginkan tapi tidak bisa dimiliki.

Kita melatih kebahagiaan diri dengan menghormati pilihan hidupnya, bahagia dengan orang yang ada di sisinya. Penuhilah dengan doa-doa untuk menemani perasaan yang terpendam ini, agar kenangan yang takkan pudar ini tidak menjadi sia-sia. Seharusnya kita tidak perlu putus asa, toh ini semua terjadi karena waktu dan keadaan tidak berpihak kepada kita.

Lebih baik kita diam, kalaupun nanti cinta itu berkembang, biarkanlah, tanpa harus mencari pengakuan, bukankah kebahagiaan adalah  apa yang kita inginkan untuknya, belajarlah menerima takdir, meski tak dapat di pungkiri, kita  menganggukan akan bisikan hati yang berbicara lain.
LOGIN
Login before opening the page!
Login

Ada Saatnya Cinta Tak Diungkapkan

 

Dalam hidup, kita sering kali menghadapi cinta yang tidak dapat diungkapkan karena berbagai alasan. cinta itu tumbuh ketika menemukan sesuatu yang memikat hati tetapi sudah terlambat, dalam lingkungan dan waktu yang tidak tepat. kadang kita bertanya, mengapa tidak dari dulu semua dipertemukan, sehingga tidak perlu menahan diri walau hanya sekedar untuk dibisikkan.
 
Pada akhirnya kita tidak bisa meminta lebih, sudah cukup melihat dia bahagia dalam penjagaan dari orang yang beruntung memilikinya. Bukankah itu satu-satunya jalan, dengan kerendahan hati menerima kenyataan bahwa perasaan cinta itu tak akan mungkin terbalas. Apa yang harus dilakukan selain menyemangati diri dan mendoakan untuknya yang terbaik.

Di sisi lain kita tidak bisa menolak datangnya cinta, mungkin suatu saat akan pudar, menghilang, seiring keinginan yang tidak mungkin menghampiri, atau bisa jadi ia akan tetap ada meskipun kita lupa karena tertutup oleh rasa kecewa, rasa teriris akan harapan yang sirna. tapi selagi dia bersemayam di hati kenapa kita harus mengusirnya. biarkan cinta menempati relung-relung hati, biarkan ia menjadi sumber kekuatan di keheningan, dalam perasaan yang tetap di rahasiakan.Selebihnya kita mencari ketenangan diri, menyimpan perasaan ini untuk selalu terpendam,

Kita bersyukur memiliki kesempatan untuk merasakan cinta, meski itu hanya dalam diri, biarkan dia menyentuh hati, menancap ke dalam agar kita tidak melupakan, sehingga pengalaman ini akan mengajari kita akan kedewasaan, akan kelemahan diri, bahwa banyak hal-hal di luar kuasa kita, bahwa ada sesuatu yang kita inginkan tapi tidak bisa dimiliki.

Kita melatih kebahagiaan diri dengan menghormati pilihan hidupnya, bahagia dengan orang yang ada di sisinya. Penuhilah dengan doa-doa untuk menemani perasaan yang terpendam ini, agar kenangan yang takkan pudar ini tidak menjadi sia-sia. Seharusnya kita tidak perlu putus asa, toh ini semua terjadi karena waktu dan keadaan tidak berpihak kepada kita.

Lebih baik kita diam, kalaupun nanti cinta itu berkembang, biarkanlah, tanpa harus mencari pengakuan, bukankah kebahagiaan adalah  apa yang kita inginkan untuknya, belajarlah menerima takdir, meski tak dapat di pungkiri, kita  menganggukan akan bisikan hati yang berbicara lain.
LOGIN
Login before opening the page!
Login

Related Posts