Beberapa dari kita mungkin pernah merasakan kehilangan data, file atau berkas atau apapaun anda menyebutnya. Hasil kerja yang sudah kita selesaikan tiba-tiba hilang begitu saja. padahal waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan sampai dengan pekerjaan itu beres tidak lah sebentar, effort yang dikeluarkan tidak sedikit. Saya hampir sering kedatangan orang-orang atau mereka yang mengadu kehilangan data atau berkas di laptopnya. Sebagian file bisa diselamatkan, tapi banyak juga yang mengalami nasib kurang mujur, datanya benar-benar tidak bisa diselamatkan.

Penyebab kehilangan data banyak ragamnya, tetapi umumnya karena adanya kerusakan hardware khususnya kegagalan perangkat media simpan. Sekarang media simpan sudah banyak macamnya. Khusus laptop, Meski sekarang sudah banyak yang menggunakaan perangkat keras yang lebih baik seperti Solid State Disk (SSD). tetapi masih banyak juga laptop yang menggunakan hard disk sebagai media simpan utamanya, termasuk untuk instalasi sistem operasinya. Hard disk sendiri perlu di cek dalam perjalanan pakainya, kalau sudah 3 tahun lebih perlu di lihat kesehatan dan performanya, apakah masih layak? dan berapa lama masih bisa di pakai? jika laptop anda masih menggunakan media simpan harddisk, dan sewaktu laptop hidup anda mendengar suara putaran yang sangat kencang dari dalam, atau bahkan ada suara “krek” berulang kali, sudah saatnya Anda segera mem-backup data dan mengganti hardisknya.

Selain karena kegagalan perangkat, penyebab data hilang lain adalah malware, virus komputer atau sejenisnya. serangan virus ini kasus yang paling sering saya alami. Beberapa laptop rekan yang datanya hilang umumnya karena masalah ini. serangan virus ini bisa menghapus, menyembunyikan file , merusak file atau bahkan mengunci file sehingga tidak bisa dibuka. Ada yang bisa datanya kembali, tetapi tidak sedikit yang terpaksa merelakan hasil pekerjaannya menguap begitu saja.

Berikutnya data hilang karena kesalahan manusia itu sendiri, misal tiba-tiba lupa memformat harddisk, mengosongkan flash disk yang ternyata di dalamnya masih ada data yang berguna, atau menaruh media simpan tidak hati-hati seperti misalnya flash disk, HD eksternal dan lain-lain, sehingga terselip, hilang dan sulit ditemukan.

Rekan saya kehilangan laptop saat seminar di salah satu hotel di Jakarta, dan kejadian laptop hilang di hotel ternyata banyak terjadi. Apalagi jika hotel itu sedang ada banyak kegiatan dan acara. banyak orang umum datang, entah itu mereka peserta sungguhan atau memang punya motif dan tujuan tertentu. Begitu juga saya, dulu saya punya pengalaman pahit kehilangan laptop dalam perjalanan ke Jakarta, rasanya benar-benar menyesakkan dada. Laptopnya berharga, tapi tentu yang sangat jauh lebih berharga adalah datanya, Data yang bergiga-giga di dalamnya harus lenyap seketika. apalagi saat itu sebagian data terakhir belum saya backup, dan sialnya hari itu rencana ada presentasi yang harus saya sampaikan. Akhirnya rencana kegiatan saya gagal total.

Data adalah aset berharga yang memegang peranan penting dalam kehidupan kita, baik itu informasi pribadi, pekerjaan, atau bisnis. Kehilangan data bisa mengakibatkan dampak yang sangat merugikan. Kerugian ini tak hanya berhenti pada kehilangan informasi, tapi juga dapat menyebabkan gangguan operasional, dan kehilangan kepercayaan orang lain atau pelanggan Anda.

Dampak kehilangan data tidak hanya terasa secara emosional, tetapi juga secara finansial yang signifikan. Biaya yang harus dikeluarkan untuk memulihkan data yang hilang bisa sangat besar. Mulai dari biaya untuk perangkat lunak pemulihan data, biaya konsultasi ahli IT, hingga biaya waktu produktif yang hilang dalam upaya untuk memulihkan data tersebut. Saya pernah tanya ke salah satu jasa recovery data, mereka membandrol harga 500 ribu untuk per Giga datanya, sangat mahal saat itu. Di samping itu, kehilangan data yang sangat sangat penting juga bisa mengakibatkan kehilangan peluang bisnis atau proses hukum yang bisa memakan biaya jauh lebih besar.

Backup data adalah langkah krusial dalam menjaga keamanan dan kontinuitas informasi yang kita miliki. Bukan hanya mencegah, tapi juga menjadi penyelamat saat keadaan darurat.

Ada berbagai cara untuk melakukan backup data. Mulai dari penyimpanan data secara fisik seperti hard drive eksternal, flash drive, atau media penyimpanan optik seperti CD/DVD hingga penyimpanan online melalui layanan cloud yang sekarang sudah umum dan banyak dipakai, Anda bisa manfaatkan layanan Google Drive, Mega, DropBox, iCloud dan lain-lain. Coba saja yang versi gratisnya dulu, sebelum Anda benar-benar membutuhkan untuk Upgrade nantinya.

Penggunaan kombinasi dari beberapa metode ini dapat memberikan lapisan perlindungan yang lebih baik. Penggunaan cloud juga memberikan keuntungan akses data dari mana saja dengan keamanan yang terjamin. Pentingnya backup data tak bisa diabaikan. Investasi waktu dan sumber daya untuk membuat dan memelihara backup data akan menjadi investasi yang sangat berharga untuk melindungi informasi berharga kita dari kemungkinan kehilangan yang tak terduga.

Pentingnya Backup Data

Beberapa dari kita mungkin pernah merasakan kehilangan data, file atau berkas atau apapaun anda menyebutnya. Hasil kerja yang sudah kita selesaikan tiba-tiba hilang begitu saja. padahal waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan sampai dengan pekerjaan itu beres tidak lah sebentar, effort yang dikeluarkan tidak sedikit. Saya hampir sering kedatangan orang-orang atau mereka yang mengadu kehilangan data atau berkas di laptopnya. Sebagian file bisa diselamatkan, tapi banyak juga yang mengalami nasib kurang mujur, datanya benar-benar tidak bisa diselamatkan.

Penyebab kehilangan data banyak ragamnya, tetapi umumnya karena adanya kerusakan hardware khususnya kegagalan perangkat media simpan. Sekarang media simpan sudah banyak macamnya. Khusus laptop, Meski sekarang sudah banyak yang menggunakaan perangkat keras yang lebih baik seperti Solid State Disk (SSD). tetapi masih banyak juga laptop yang menggunakan hard disk sebagai media simpan utamanya, termasuk untuk instalasi sistem operasinya. Hard disk sendiri perlu di cek dalam perjalanan pakainya, kalau sudah 3 tahun lebih perlu di lihat kesehatan dan performanya, apakah masih layak? dan berapa lama masih bisa di pakai? jika laptop anda masih menggunakan media simpan harddisk, dan sewaktu laptop hidup anda mendengar suara putaran yang sangat kencang dari dalam, atau bahkan ada suara “krek” berulang kali, sudah saatnya Anda segera mem-backup data dan mengganti hardisknya.

Selain karena kegagalan perangkat, penyebab data hilang lain adalah malware, virus komputer atau sejenisnya. serangan virus ini kasus yang paling sering saya alami. Beberapa laptop rekan yang datanya hilang umumnya karena masalah ini. serangan virus ini bisa menghapus, menyembunyikan file , merusak file atau bahkan mengunci file sehingga tidak bisa dibuka. Ada yang bisa datanya kembali, tetapi tidak sedikit yang terpaksa merelakan hasil pekerjaannya menguap begitu saja.

Berikutnya data hilang karena kesalahan manusia itu sendiri, misal tiba-tiba lupa memformat harddisk, mengosongkan flash disk yang ternyata di dalamnya masih ada data yang berguna, atau menaruh media simpan tidak hati-hati seperti misalnya flash disk, HD eksternal dan lain-lain, sehingga terselip, hilang dan sulit ditemukan.

Rekan saya kehilangan laptop saat seminar di salah satu hotel di Jakarta, dan kejadian laptop hilang di hotel ternyata banyak terjadi. Apalagi jika hotel itu sedang ada banyak kegiatan dan acara. banyak orang umum datang, entah itu mereka peserta sungguhan atau memang punya motif dan tujuan tertentu. Begitu juga saya, dulu saya punya pengalaman pahit kehilangan laptop dalam perjalanan ke Jakarta, rasanya benar-benar menyesakkan dada. Laptopnya berharga, tapi tentu yang sangat jauh lebih berharga adalah datanya, Data yang bergiga-giga di dalamnya harus lenyap seketika. apalagi saat itu sebagian data terakhir belum saya backup, dan sialnya hari itu rencana ada presentasi yang harus saya sampaikan. Akhirnya rencana kegiatan saya gagal total.

Data adalah aset berharga yang memegang peranan penting dalam kehidupan kita, baik itu informasi pribadi, pekerjaan, atau bisnis. Kehilangan data bisa mengakibatkan dampak yang sangat merugikan. Kerugian ini tak hanya berhenti pada kehilangan informasi, tapi juga dapat menyebabkan gangguan operasional, dan kehilangan kepercayaan orang lain atau pelanggan Anda.

Dampak kehilangan data tidak hanya terasa secara emosional, tetapi juga secara finansial yang signifikan. Biaya yang harus dikeluarkan untuk memulihkan data yang hilang bisa sangat besar. Mulai dari biaya untuk perangkat lunak pemulihan data, biaya konsultasi ahli IT, hingga biaya waktu produktif yang hilang dalam upaya untuk memulihkan data tersebut. Saya pernah tanya ke salah satu jasa recovery data, mereka membandrol harga 500 ribu untuk per Giga datanya, sangat mahal saat itu. Di samping itu, kehilangan data yang sangat sangat penting juga bisa mengakibatkan kehilangan peluang bisnis atau proses hukum yang bisa memakan biaya jauh lebih besar.

Backup data adalah langkah krusial dalam menjaga keamanan dan kontinuitas informasi yang kita miliki. Bukan hanya mencegah, tapi juga menjadi penyelamat saat keadaan darurat.

Ada berbagai cara untuk melakukan backup data. Mulai dari penyimpanan data secara fisik seperti hard drive eksternal, flash drive, atau media penyimpanan optik seperti CD/DVD hingga penyimpanan online melalui layanan cloud yang sekarang sudah umum dan banyak dipakai, Anda bisa manfaatkan layanan Google Drive, Mega, DropBox, iCloud dan lain-lain. Coba saja yang versi gratisnya dulu, sebelum Anda benar-benar membutuhkan untuk Upgrade nantinya.

Penggunaan kombinasi dari beberapa metode ini dapat memberikan lapisan perlindungan yang lebih baik. Penggunaan cloud juga memberikan keuntungan akses data dari mana saja dengan keamanan yang terjamin. Pentingnya backup data tak bisa diabaikan. Investasi waktu dan sumber daya untuk membuat dan memelihara backup data akan menjadi investasi yang sangat berharga untuk melindungi informasi berharga kita dari kemungkinan kehilangan yang tak terduga.

Related Posts