Seorang kepala atau seorang pimpinan, kepala instansi atau apapun itu terlebih kepala daerah, dimana ketika dia datang dalam suatu acara dia akan dielukan banyak orang, di hormati, disegani, orang-orang akan mempersilakan, dia akan mempunyai tempat di depan, semua orang berebut mendekatinya, Bahkan bagi masyarakat umum sekalipun, bisa bersalaman, berfoto bersama dengan pemimpinnya, dipajang fotonya di halaman media sosialnya. Dan baginya itupun sudah cukup menggembirakan hati.

Seharusnya mereka bersyukur bahwa apa yang mereka perbuat memberikan dampak yang sangat berpengaruh kepada banyak orang. Seseorang  yang telah di berikan amanah memimpin dengan kebijakan-kebijakan yang dibuatnya, dia bisa membuat masyarakat atau rakyat yang dipimpinnya menjadi bahagia, dia bisa membangun yang terlihat, seperti infrasturuktur  jalan, yang mempermudah mobilitas warga atau bisa membangun kemakmuran, kecerdasan, kesehatan  dengan kebijakan-kebijakan yang dibuatnya terkait pengembangan sumber daya warganya. ketika apa yang telah dibuatnya kemudian bermanfaat bagi banyak orang, bukankah itu menjadi ladang ibadah tersendiri. yang mungkin pahalanya akan terus mengalir. itulah mengapa, pemimpin yang adil diberi imbalan dan penghargaan baik di dunia maupun di akhirat, bahkan ada suatu hadits bahwasanya “Amal kebaikan sehari dari seorang pemimpin yang adil lebih baik daripada ibadah selama 60 tahun.” (HR Thabrani)

Banyak orang akan berburu dan menjadi seorang pemimpin, sehingga segala cara akan ditempuh, walau terkadang dengan ada yang menggunakan cara yang keliru, ini terjadi karena mereka sudah keliru memaknai pemimpin itu sendiri, untuk sesuatu yang sempit, jadi tidak heran ada sebagian dari mereka yang justru di akhirnya berurusan dengan hukum.  Legitnya kekuasaan memang menggoda. pada prosesnya  ada yang berkesempatan ada pula yang tersingkir dalam perjalanannya.

Pemimpin adalah suatu peran kehidupan, setiap orang akan mempunyai dan berjuang dengan peran yang diambilnya. Ada banyak peran kehidupan selain jadi pemimpin, dalam perjalanannya, orang sering berusaha merubah perannya dengan dan ke arah yang lebih baik, yang seringkali itu seiring dengan gaji dan pendapatan. Dalam makna pekerjaan orang akan berusaha memiliki pekerjaan yang lebih menyenangkan. Walau sebenarnya peran kehidupan harusnya menjangkau lebih luas lagi daripada sekedar sebuah pekerjaan. Tetapi ketersediaan waktu yang ada seringkali membuat orang memandang bahwa peran kehidupan hanya dibatasi dalam jenis pekerjaan.

Seorang yang saya kenal yang bergelut dalam dunia pekerjaan konstruksi, tiba-tiba merasa jenuh dalam pekerjaannya, dia berusaha pindah haluan berbisnis dalam bidang yang lain, tetapi perjalanan bisnis sangat beda dengan dunia dia sebelumnya. Bisnis juga tidak tentu, kadang untung kadang rugi, belum lagi ritme kehidupan yang mungkin tidak seteratur sebelumnya. bahkan dia mengakui tidak bisa menikmatinya. suatu waktu saya bertemu dengannya lagi, tapi sekarang dia sudah balik lagi ke habitatnya yaitu bekerja dan menikmati sebagai karyawan di perusahaannya di dunia konstruksi, meski terkadang dia merasa pekerjaan yang diembannya berat tapi dia menikmatinya. tetapi teman yang lain justru sebaliknya, dulunya adalah pedagang, ketika bekerja kantoran dia tidak betah, sekarang balik lagi menjalankan usahanya.

Pekerjaan atau usaha yang dinikmatinya itulah yang bisa dianggap sebagai panggilan, entah anda mau menyebut apa, panggilan hidup atau panggilan hati, yang semua itu bisa saja terbentuk dari pengalaman atau kebiasaan, apalagi ketika ada orang yang sudah berkecimpung dalam bidang yang  sama dalam dunia yang digelutinya berpuluh tahun, itulah panggilan dan peran hidupnya. tinggal memfokuskan saja dalam pengembangan dan perbaikan. Seandainya memaksakan pindah, umumnya mereka akan balik lagi ke pekerjaan semula.

Ketika Anda menikmati pekerjaan itu, menikmati prosesnya, menikmati hasil dari pekerjaan bahkan pekerjaan anda diakui dan banyak orang yang merasakan manfaatnya, maka sebenarnya anda sudah memiliki peran yang berarti di kehidupan ini. Ada aktualisasi dan kepuasan diri lebih dari sekedar upah yang diterima. Saat kita mengejar karier atau profesi, kita tidak hanya mencari sukses dalam bidang pekerjaan, tetapi juga mencari makna dalam perjalanan hidup.  Panggilan inilah yang  perlu anda pertahankan, karena dia menunjukkan eksistensi anda, juga branding Anda. Anda dikenal karena dan sebagai apa. branding anda bukan hanya terbentuk di profesi atau pekerjaan saja, tetapi bisa juga ada peran lain yang anda emban di luar pekerjaan.

Menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan peran lain dalam kehidupan adalah kunci untuk hidup yang memuaskan dan berarti. Menghargai waktu bersama keluarga, menjalin hubungan yang sehat dengan teman, serta meluangkan waktu untuk diri sendiri adalah kesatuan dari keseimbangan itu. Pekerjaan dan peran kehidupan saling melengkapi, menciptakan fondasi yang kokoh untuk kebahagiaan dan keberhasilan dalam hidup.

Pada akhirnya, setiap orang akan mempunyai peran dan jalan juang masing-masing dalam kehidupannya, terkait dengan pemimpin yang saya sampaikan di awal, Meskipun hampir setiap orang memiliki kesempatan sama tetapi  itu adalah amanah yang tidak setiap orang mendapatkan. Apalagi memimpin masyarakat banyak, pemimpin dalam arti harfiah sebenarnya. Perlu proses dan kepercayaan dari yang memilihnya.

Sebagai seorang pemimpin, pekerjaan tidak hanya mengacu pada tanggung jawab di tempat kerja, tetapi juga membawa peran yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Seorang pemimpin bertanggung jawab untuk membimbing, menginspirasi, dan memberdayakan semua yang berada di bawah kepemimpinannya, entah itu anak buahnya, timnya ataupun warganya. Namun pemimpin juga harus mampu menjaga keseimbangan antara kehidupan profesional dan pribadi. Melalui kesadaran akan peran yang dimainkan dalam kehidupan pribadi dan profesional, seorang pemimpin dapat menjadi teladan yang baik

Setiap orang akan mempunyai takdir dalam peran kehidupan ini, Seharusnya kita tidak boleh iri hati terhadap peran dan rejeki yang emban oleh orang lain. Keinginan tentu boleh, tetapi andai keinginan belum terwujud, kita tidak boleh putus asa.  Fokus kepada peran sendiri jauh lebih baik. Ibarat sebuah bidak catur, akan menjadi berhasil jika semua akan berjalan sesuai fungsi dan perannya masing masing.

Bidak raja memang bisa bergerak kemana saja, tapi dia hanya dibatasi selangkah gerak saja. Ster mempunyai ruang gerak paling bebas, maka banyak dipakai unuk menghancurkan bidak lawan, Gajah dapat bergerak secara diagonal, tetapi hanya berada pada satu warna hitam atau putih. Kuda, ini jalannya paling unik, karena membentul pola huruf L, dan dia satu-satunya bidak yang bisa melewati bidak lain. Benteng bergerak lurus kemana saja, atas, bawah kiri kanan jarak dekat maupun jauh. Terserah anda sedang berperan sebagai apa saat ini. Bahkan jika anda saat ini berposisi sebagai pion sekalipun, yang hanya bisa bergerak terbatas satu langkah ke depan, ada masanya nanti pion tersebut menjadi ster atau benteng yang mempunyai keleluasaan lebih ketika bisa bertahan sampai ujung pertahanan lawan. Tentu ada saatnya nanti peran yang di emban akan lebih menantang, akan lebih berat tetapi juga menarik.

Tentang Pekerjaan, Pemimpin dan Peran Kehidupan

Seorang kepala atau seorang pimpinan, kepala instansi atau apapun itu terlebih kepala daerah, dimana ketika dia datang dalam suatu acara dia akan dielukan banyak orang, di hormati, disegani, orang-orang akan mempersilakan, dia akan mempunyai tempat di depan, semua orang berebut mendekatinya, Bahkan bagi masyarakat umum sekalipun, bisa bersalaman, berfoto bersama dengan pemimpinnya, dipajang fotonya di halaman media sosialnya. Dan baginya itupun sudah cukup menggembirakan hati.

Seharusnya mereka bersyukur bahwa apa yang mereka perbuat memberikan dampak yang sangat berpengaruh kepada banyak orang. Seseorang  yang telah di berikan amanah memimpin dengan kebijakan-kebijakan yang dibuatnya, dia bisa membuat masyarakat atau rakyat yang dipimpinnya menjadi bahagia, dia bisa membangun yang terlihat, seperti infrasturuktur  jalan, yang mempermudah mobilitas warga atau bisa membangun kemakmuran, kecerdasan, kesehatan  dengan kebijakan-kebijakan yang dibuatnya terkait pengembangan sumber daya warganya. ketika apa yang telah dibuatnya kemudian bermanfaat bagi banyak orang, bukankah itu menjadi ladang ibadah tersendiri. yang mungkin pahalanya akan terus mengalir. itulah mengapa, pemimpin yang adil diberi imbalan dan penghargaan baik di dunia maupun di akhirat, bahkan ada suatu hadits bahwasanya “Amal kebaikan sehari dari seorang pemimpin yang adil lebih baik daripada ibadah selama 60 tahun.” (HR Thabrani)

Banyak orang akan berburu dan menjadi seorang pemimpin, sehingga segala cara akan ditempuh, walau terkadang dengan ada yang menggunakan cara yang keliru, ini terjadi karena mereka sudah keliru memaknai pemimpin itu sendiri, untuk sesuatu yang sempit, jadi tidak heran ada sebagian dari mereka yang justru di akhirnya berurusan dengan hukum.  Legitnya kekuasaan memang menggoda. pada prosesnya  ada yang berkesempatan ada pula yang tersingkir dalam perjalanannya.

Pemimpin adalah suatu peran kehidupan, setiap orang akan mempunyai dan berjuang dengan peran yang diambilnya. Ada banyak peran kehidupan selain jadi pemimpin, dalam perjalanannya, orang sering berusaha merubah perannya dengan dan ke arah yang lebih baik, yang seringkali itu seiring dengan gaji dan pendapatan. Dalam makna pekerjaan orang akan berusaha memiliki pekerjaan yang lebih menyenangkan. Walau sebenarnya peran kehidupan harusnya menjangkau lebih luas lagi daripada sekedar sebuah pekerjaan. Tetapi ketersediaan waktu yang ada seringkali membuat orang memandang bahwa peran kehidupan hanya dibatasi dalam jenis pekerjaan.

Seorang yang saya kenal yang bergelut dalam dunia pekerjaan konstruksi, tiba-tiba merasa jenuh dalam pekerjaannya, dia berusaha pindah haluan berbisnis dalam bidang yang lain, tetapi perjalanan bisnis sangat beda dengan dunia dia sebelumnya. Bisnis juga tidak tentu, kadang untung kadang rugi, belum lagi ritme kehidupan yang mungkin tidak seteratur sebelumnya. bahkan dia mengakui tidak bisa menikmatinya. suatu waktu saya bertemu dengannya lagi, tapi sekarang dia sudah balik lagi ke habitatnya yaitu bekerja dan menikmati sebagai karyawan di perusahaannya di dunia konstruksi, meski terkadang dia merasa pekerjaan yang diembannya berat tapi dia menikmatinya. tetapi teman yang lain justru sebaliknya, dulunya adalah pedagang, ketika bekerja kantoran dia tidak betah, sekarang balik lagi menjalankan usahanya.

Pekerjaan atau usaha yang dinikmatinya itulah yang bisa dianggap sebagai panggilan, entah anda mau menyebut apa, panggilan hidup atau panggilan hati, yang semua itu bisa saja terbentuk dari pengalaman atau kebiasaan, apalagi ketika ada orang yang sudah berkecimpung dalam bidang yang  sama dalam dunia yang digelutinya berpuluh tahun, itulah panggilan dan peran hidupnya. tinggal memfokuskan saja dalam pengembangan dan perbaikan. Seandainya memaksakan pindah, umumnya mereka akan balik lagi ke pekerjaan semula.

Ketika Anda menikmati pekerjaan itu, menikmati prosesnya, menikmati hasil dari pekerjaan bahkan pekerjaan anda diakui dan banyak orang yang merasakan manfaatnya, maka sebenarnya anda sudah memiliki peran yang berarti di kehidupan ini. Ada aktualisasi dan kepuasan diri lebih dari sekedar upah yang diterima. Saat kita mengejar karier atau profesi, kita tidak hanya mencari sukses dalam bidang pekerjaan, tetapi juga mencari makna dalam perjalanan hidup.  Panggilan inilah yang  perlu anda pertahankan, karena dia menunjukkan eksistensi anda, juga branding Anda. Anda dikenal karena dan sebagai apa. branding anda bukan hanya terbentuk di profesi atau pekerjaan saja, tetapi bisa juga ada peran lain yang anda emban di luar pekerjaan.

Menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan peran lain dalam kehidupan adalah kunci untuk hidup yang memuaskan dan berarti. Menghargai waktu bersama keluarga, menjalin hubungan yang sehat dengan teman, serta meluangkan waktu untuk diri sendiri adalah kesatuan dari keseimbangan itu. Pekerjaan dan peran kehidupan saling melengkapi, menciptakan fondasi yang kokoh untuk kebahagiaan dan keberhasilan dalam hidup.

Pada akhirnya, setiap orang akan mempunyai peran dan jalan juang masing-masing dalam kehidupannya, terkait dengan pemimpin yang saya sampaikan di awal, Meskipun hampir setiap orang memiliki kesempatan sama tetapi  itu adalah amanah yang tidak setiap orang mendapatkan. Apalagi memimpin masyarakat banyak, pemimpin dalam arti harfiah sebenarnya. Perlu proses dan kepercayaan dari yang memilihnya.

Sebagai seorang pemimpin, pekerjaan tidak hanya mengacu pada tanggung jawab di tempat kerja, tetapi juga membawa peran yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Seorang pemimpin bertanggung jawab untuk membimbing, menginspirasi, dan memberdayakan semua yang berada di bawah kepemimpinannya, entah itu anak buahnya, timnya ataupun warganya. Namun pemimpin juga harus mampu menjaga keseimbangan antara kehidupan profesional dan pribadi. Melalui kesadaran akan peran yang dimainkan dalam kehidupan pribadi dan profesional, seorang pemimpin dapat menjadi teladan yang baik

Setiap orang akan mempunyai takdir dalam peran kehidupan ini, Seharusnya kita tidak boleh iri hati terhadap peran dan rejeki yang emban oleh orang lain. Keinginan tentu boleh, tetapi andai keinginan belum terwujud, kita tidak boleh putus asa.  Fokus kepada peran sendiri jauh lebih baik. Ibarat sebuah bidak catur, akan menjadi berhasil jika semua akan berjalan sesuai fungsi dan perannya masing masing.

Bidak raja memang bisa bergerak kemana saja, tapi dia hanya dibatasi selangkah gerak saja. Ster mempunyai ruang gerak paling bebas, maka banyak dipakai unuk menghancurkan bidak lawan, Gajah dapat bergerak secara diagonal, tetapi hanya berada pada satu warna hitam atau putih. Kuda, ini jalannya paling unik, karena membentul pola huruf L, dan dia satu-satunya bidak yang bisa melewati bidak lain. Benteng bergerak lurus kemana saja, atas, bawah kiri kanan jarak dekat maupun jauh. Terserah anda sedang berperan sebagai apa saat ini. Bahkan jika anda saat ini berposisi sebagai pion sekalipun, yang hanya bisa bergerak terbatas satu langkah ke depan, ada masanya nanti pion tersebut menjadi ster atau benteng yang mempunyai keleluasaan lebih ketika bisa bertahan sampai ujung pertahanan lawan. Tentu ada saatnya nanti peran yang di emban akan lebih menantang, akan lebih berat tetapi juga menarik.

Related Posts